Diet pada dasarnya merupakan upaya dalam mengatur makanan, baik itu dengan tujuan untuk menguruskan atau menggemukan badan keduanya sama-sama memiliki tujuan demi kesehatan badan si pelaku dietnya tersebut. Bermasalah dengan berat badan anda? atau merasa berat badan tidak ideal?
Diet "Pelangi" .
Alternatif pilihan diet yang mungkin cocok buat kamu. Kalau selama ini yang ada di pikiranmu, diet itu identik hanya dengan makanan yang warnanya membosankan karena berasal dari sayur-sayuran, nah ini ada solusi diet terbaru yang akan membuat matamu segar, yaitu “
Rainbow Diet” atau “
Diet Pelangi”. Prinsip dari diet ini adalah lezat, menyenangkan, dan dapat dinikmati oleh siapa saja.
Ragam bahan makanan yang dipilih memang berwarna-warni, dan warna ini datang bukan dari pewarna buatan melainkan memang warna asli/dasar dari makanan-makanan tersebut.
Pada awalnya, seorang peneliti bernama
Chris Woollams mendalami Mediterranean Diet pada tahun 2005 dan menemukan bahwa jenis diet tersebut menggunakan makanan beranekaragam warna sebagai penyusunnya. Ia menyebut diet itu sebagai The Colorful Mediterranean Diet. Pada waktu itu, penelitian mengenai Mediterranean Diet masih sangat terbatas. Maka, pada tahun 2006, Woollams meluncurkan bukunya yang berjudul The Rainbow Diet, sebagai metode yang ia gunakan untuk memperkenalkan diet pelangi kepada masyarakat luas. Diet pelangi ini tidak hanya enak dipandang mata, namun juga terbukti memang baik untuk kesehatan (tidak hanya sekedar untuk menrunkan berat badan namun juga menghindari resiko terkenanya berbagai penyakit).
Diet pelangi ini dinobatkan oleh US News Ranking sebagai
best-
plant-based-diet , yaitu jenis diet yang paling berdampak baik terhadap lingkungan, jantung, berat badan, dan status kesehatan keseluruhan. Selain itu, diet pelangi ini juga disebut mampu mempertahankan berat badan normal, status gizi yang baik, dan juga relatif mudah untuk dilakukan.
Untuk mendapatkan tubuh ideal, seseorang biasanya mengikuti anjuran diet yang membatasi konsumsi lemak atau karbohidrat. Akan tetapi, kalau kamu menerapkan diet pelangi ini, maka hal tersebut tidak perlu dilakukan karena justru mendorong untuk mengonsumsi berbagai jenis makanan dari berbagai warna, asalkan makanan tersebut berasal dari bahan alami.
- Kuning dan Jingga Beta karoten banyak terkandung dalam makanan berwarna kuning dan jingga. Fungsinya adalah sebagai antioksidan dan bermanfaat bagi kesehatan mata. Contohnya: jeruk, pepaya, mangga, wortel, dan labu kuning.
- Merah Buah dan sayur berwarna merah kaya akan antioksidan, likopen, dan vitamin C yang mampu menangkal radikal bebas sehingga dapat mencegah kanker. Contohnya: tomat, apel, stroberi, anggur, apel, dan buah bit.
Hijau Bahan makanan berwarna hijau kaya akan folat, vitamin E, dan karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan dan bermanfaat bagi kesuburan. Contohnya: apel hijau, anggur hijau, kiwi, rumput laut, dan aneka sayuran hijau seperti bayam, kangkung, selada, brokoli, serta mentimun.
- Biru atau Ungu Makanan berwarna biru dan ungu mengandung flavonoid yang merupakan zat anti peradangan pada pembuluh darah dan penangkal radikal bebas yang juga dapat mencegah kanker. Contohnya: terong, ubi ungu, kubis ungu, buah plum, bluberi.
- Putih Selain makanan-makanan yang berwarna-warni, kamu bisa menambahkan juga bahan makanan yang berwarna putih. Makanan ini mengandung anti peradangan, memperkuat sistem imun, mencegah diabetes, dan pembentukan sel kanker. Contohnya: bawang putih, bawang bombay, jamur, kentang, kol, dan kembang kol.